Kali ini kita akan mengupas tuntas mengenai salah satu sekolah ikatan dinas lain yang juga tren sekali nih. Yups benar STTD atau sekolah tinggi transportasi darat. Dari namanya saja, kita sudah bisa punya bayangan soal mengenai sekolah ini ya. Karena berada di bawah naungan kementerian perhubungan transportasi darat, tentu saja hal ini berkaitan dengan pendidikan yang berkaitan dengan pekerjaan kementerian tersebut. Uniknya sekolah kedinasan ini juga mendapat supporting dari kementerian ketenagakerjaan. Pantas saja selalu banjir peminat setiap tahunnya. Untuk masuk sekolah ini kamu harus mengetahui beberapa hal diantaranya persiapan budget untuk seleksi, pola pembibitan, hingga lulusan STTD jadi apa?

Pembiayaan

Kamu harus mempersiapkan sejumlah uang untuk biaya pendaftaran dan biaya setelah lolos seleksi. Biaya ini berbeda-beda. Besar nominalnya tergantung dari skema pendaftaran yang ditempuh. STTD sendiri menyiapkan dua jalur yang bisa kamu akses yaitu jalur pembibitan dan reguler. Kenapa persiapan biaya sangat penting di STTD? Karena meskipun merupakan sekolah ikatan dinas, untuk biaya pendidikan tidak 100 persen dibebankan ke APBN. Dengan kata lain ada yang harus taruna bayarkan sendiri. 

Pola Pembibitan

Mayoritas orang pasti menginginkan skema ini. Kenapa? Karena biayanya tentu lebih terjangkau. Pemerintah menanggung beberapa bagian pembayaran seperti spp dan pembentukan karakter dasar. Kamu bisa menghemat biaya di sini. Karena pada program reguler semua biaya tarunalah yang bayar, sedangkan untuk keperluan akomodasi, dan keperluan sehari-hari tetap menjadi tanggungan orang tua taruna, mereka yang lulus proses pembibitan berkesempatan untuk langsung menjadi CPNS setelah lulus,

Program Reguler

Nah untuk skema ini tidak jauh berbeda dengan sekolah di perguruan tinggi lain ya. Mulai dari pendaftaran biaya masuk, calon taruna harus membayar sejumlah uang administrasi. Kedua biaya pendidikan seperti spp dan pembentukan karakter dasar juga harus bayar sendiri ya. Oleh karena itu skema ini membutuhkan dukungan penuh dari orang tua. Dalam tahapan seleksi juga terdapat perbedaan yang mendasar. Pola pembibitan membutuhkan soal seleksi yang menyesuaikan dengan kebutuhan pemerintah. Dinas ketenagakerjaan dalam hal ini mensupport penyesuaian tersebut, Lalu lulusan STTD jadi apa saja ya?

Kesempatan Kerja Lulusan STTD

Setelah mengenyam pendidikan di STTD maka selanjutnya alumni akan masuk dunia kerja. Sebagai alumni kamu berkesempatan untuk bekerja di seluruh dinas perhubungan yang ada di Indonesia. Baik untuk bus, kereta api dan sebagainya. Soal gaji menyesuaikan dengan golongan dan pangkat ya, Lulusan pertama kali akan mendapatkan golongan 2B untuk Diploma. Kisaran gajinya adalah 2,400.000 ditambah tunjangan bagi sebanyak 1.900.000

SPPT akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu sebelum membuka pendaftaran tujuannya agar masyarakat khususnya siswa kelas tiga sma memiliki gambaran mengenai sistem pendidikan SPP. Bagi pelajar yang ini meniti karir di dunia transportasi. Maka sekolah in menjadi pilihan terbaik. Ada 3 program studi yang tersedia. Diploma manajemen transportasi , diploma manajemen perkeretaapian dan diploma empat transportasi darat. Kabar bahagianya program magister akan segera buka juga. Kita berharap tahun 2023 hal ini akan segera terealisasi.

Sekarang mantapkan hati kalian untuk menyiapkan diri sebaik mungkin menghadapi seleksi masuk sekolah kedinasan. Untuk tahap seleksi hampir tidak ada perbedaan yang signifikan dengan sekolah ikatan dinas lain. Mulai dari seleksi administrasi, akademik hingga kesehatan. Tugas kalian saat ini jika persiapan kalian belum banyak adalah segera dapatkan bantuan dari para ahli yang tergabung dalam lembaga bimbingan belajar.